Sosialisasi Formularium Nasional Regional II Tahun 2016 (Makasar)

Sosialisasi Formularium Nasional Regional II Tahun 2016

Dalam meningkatkan implementasi Formularium Nasional untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat, diperlukan upaya sosialisasi dan advokasi kepada dokter/penulis resep di fasilitas pelayanan kesehatan dan Kepala Instalasi Farmasi Rumah Sakit, agar penggunaan obat sesuai Fornas tersebut dapat diterapkan secara optimal.

Direktorat Pelayanan Kefarmasian kembali menyelenggarakan pertemuan Sosialisasi Formularium Nasional (Fornas) untuk wilayah Indonesia bagian tengah dan timur, yaitu pada tanggal 26 – 28 Mei 2016 di Hotel Novotel Grand Shayla, Makassar, Sulawesi Selatan.

Pertemuan Sosialisasi Formularium Nasional ini diselenggarakan sebagai upaya peningkatan implementasi Fornas dalam pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sehingga Fornas dapat diterapkan dan bermanfaat bagi semua pihak terkait.

Dalam pertemuan ini, juga membahas tentang pengembangan sistem e-Fornas yang bagi stakeholder berfungsi sebagai media publikasi penyusunan Fornas dalam menjamin proses penyusunan Formularium Nasional yang akuntabel, transparan dan berdasarkan EBM kepada masyarakat; mempermudah dan mempercepat proses usulan; dan mempermudah akses informasi masyarakat terhadap daftar obat Fornas.

Pertemuan Sosialisasi Fornas kedua dibuka secara resmi oleh Dra. Maura Linda Sitanggang, PhD (Dirjen Kefamasian dan Alat Kesehatan) pada hari Kamis, 26 Mei 2016, dan sebagai narasumber dalam acara ini adalah Direktur Pelayanan Kefarmasian, Prof. Iwan Dwiprahasto, M.MedSc., PhD. (Ketua Tim Komnas Fornas 2015), Direktur Tata Kelola Obat Publik dan Perbekkes, Direktur Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, dan perwakilan dari Pusat Pembiayaan Jaminan Kesehatan. 

Acara ini dihadiri oleh para undangan yang terdiri dari Dinas Kesehatan Provinsi dan Kab/Kota, dokter/penulis resep dan kepala IFRS dari Rumah Sakit tepilih, dan Organisasi profesi.